Archive | December 20, 2011

Photos with Colleagues

Local Optimum dan Global Optimum

Terdengar ilmiah sekali sodara-sodara.. hehe, but you know me so well lah, saya ndak pernah posting hal ilmiah di blog ini atau di blog manapun :D
Selesai ngajar Kalin C (semoga kelasnya gak salah), saya jadi mikir, yang saya peroleh ini masih lokal sekali ya, bahkan mungkin, belum bisa dibilang optimal.. masih banyak langkah yang harus saya lakukan untuk memperpanjang range sumbu x (dimana sumbu x adalah usia), kadang berada di titik minimum terbawah, kadang bisa berada di titik maksimum teratas dengan mencari turunan pertama = 0.

ketika berhenti melangkah, dan sudah merasa puas diri dengan apa yang saya lakukan dibelakang, saya nggak akan tahu dimana letak titik global maksimum saya, kalo saya nggak flashback, dan merangkum dimana titik local minimum dan titik local maksimum kemarin..

dan ketika saya sudah mulai patah semangat berhenti berinovasi, yang saya dapatkan berikutnya adalah fungsi stasioner yang saya tidak bisa simpulkan dimanakah titik optimal letak garis singgung fungsinya..

begitu pula dengan urusan ‘genetic algorithm’, saya tidak berharap suatu hari nanti menemukan kromosom yang memiliki fitness value yang terbaik dengan fungsi objective yang saya miliki.. yang saya inginkan hanyalah bahwa saya berhenti pada sumbu x yang tepat, dan menemukan kromosom terbaik dengan cara yang tepat..

dan masih ada taboo list yang tidak bisa dilepaskan dari genetic algorithm, and sometimes drive me crazy when I have to back to local optimum, but it’s okay ;)

masih ada faktor probabilistic pada roulette wheel (baca:tangan tuhan) kan, untuk mendapatkan kromosom dan child yang terbaik.. yang penting kan tetep iterasi untuk melakukan crossover and sometimes mutation..

All I things to do is just grateful to god, for everything I have..
.: Semisonic – Closing Time :.